HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN KESEHATAN MENTAL REMAJA DI SMP NEGERI 2 PAKUHAJI

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN KESEHATAN MENTAL REMAJA DI SMP NEGERI 2 PAKUHAJI

Authors

  • Firda Sunarti Poltekkes Kemenkes Banten
  • Osep Yasier Almunsiri
  • Lailatul Fadilah

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja adalah masa transisi dari masa kanak-kanak menuju dewasa yang ditandai dengan perubahan cepat dalam aspek fisik, emosional, sosial dan psikologis yang membuat remaja rentan terhadap gangguan kesehatan mental. Kesehatan mental remaja dipengaruhi oleh pola asuh orang tua (demokratis, otoriter, permisif) yang membentuk kepribadian, serta dukungan teman sebaya yang menjadi sumber utama dukungan emosional. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dan dukungan sosial teman sebaya dengan kesehatan mental remaja di SMP Negeri 2 Pakuhaji. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportionate stratified random sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 102 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pola asuh orang tua, kuesioner Social Provision Scale (SPS) dan Self Reporting Questionnaire (SRQ-20). Hasil penelitian: Hasil uji statistik menunjukkan p-value antara pola asuh orang tua dengan kesehatan mental remaja adalah 0,000<0,05. Nilai p-value antara dukungan sosial teman sebaya dengan kesehatan mental remaja adalah 0,000<0,05. Kesimpulan: Adanya hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dan dukungan sosial teman sebaya dengan kesehatan mental remaja di SMP Negeri 2 Pakuhaji.

Downloads

Published

2024-10-31