HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PENDERITA TUBERKULOSIS (TB) DI POLI PARU RSUD PAKUHAJI KABUPATEN TANGERANG
Keywords:
Tingkat depresi, Kualitas Hidup, TuberkulosisAbstract
Latar Belakang : Tuberkulosis merupakan infeksi paru-paru yang dikenal sebagai TB. Pengobatan tuberkulosis yang lama sering menyebabkan pasien tuberkulosis stres atau depresi. Kondisi psikologis yang kurang baik dapat menurunkan motivasi penderita untuk menjalani pengobatan yang panjang dan kompleks. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan tingkat depresi dengan kualitas hidup penderita tuberkulosis (TB) di RSUD Pakuhaji Kabupaten Tangerang. Metode Penelitian : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain analitik korelasional. Cara pengambilan sample pada penelitian ini dengan accidental sampling. Sample yang digunakan dalam penelitian ini adalah 87 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner baku Zung Self-rating Depresssion Scale (ZSDS) dan World Health Organization Quality Of Life-BREF (WHOQOL-BREF). Hasil : Hasil uji chi-square di dapatkan hasil P Value sebesar 0,001 < dari nilai signifikan (α = 0,05). Kesimpulan : Hasil Penelitian ini menunjukan terdapat hubungan antara tingkat depresi dengan kualitas hidup penderita tuberkulosis (TB).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Smart Nursing and Health Science

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


