Distribusi Ekologis dan Profil Kepekaan Antibiotik Vibrio spp. pada Zona Wisata dan Budidaya di Pantai Anom, Tangerang
Vibrio spp. dan Kepekaan antibiotik
Keywords:
Vibrio spp., kepekaan antibiotik, surveilans lingkungan, ekosistem pesisir, tambak budidayaAbstract
Perairan pesisir tropis berfungsi sebagai reservoir alami bakteri oportunistik, termasuk Vibrio spp., yang berpotensi memengaruhi kesehatan manusia dan keberlanjutan akuakultur. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi distribusi ekologis dan profil kepekaan antibiotik Vibrio spp. pada zona wisata dan budidaya di Pantai Anom, Kabupaten Tangerang. Desain penelitian deskriptif eksploratif dilakukan dengan pengambilan sampel air dan sedimen dari empat lokasi representatif: air laut, sedimen pantai, air tambak, dan sedimen tambak. Isolasi dilakukan melalui pengayaan dalam Alkaline Peptone Water dan kultur pada media Thiosulfate Citrate Bile Sucrose, dilanjutkan dengan identifikasi morfologi, pewarnaan Gram, uji hemolisis, dan uji biokimia konvensional. Uji kepekaan antibiotik dilakukan menggunakan metode difusi cakram terhadap siprofloksasin (5 µg), sulfametoksazol-trimetoprim (1,25/23,75 µg), dan kloramfenikol (30 µg) sesuai pedoman CLSI. Lima isolat dengan karakteristik menyerupai Vibrio fischeri, Vibrio ordalii, dan Vibrio natriegens teridentifikasi, dan seluruhnya menunjukkan kategori sensitif terhadap antibiotik uji. Hasil ini menyediakan data dasar surveilans lingkungan dalam kerangka One Health.


