Hubungan Pola Asuh dan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Balita Terhadap Kejadian Picky Eater Pada Anak di TK Bani Kardi

Authors

  • Neng Shofa Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Banten, Tangerang, Indonesia
  • Ema Hikmah Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Banten, Tangerang, Indonesia
  • Parta Suhanda Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Banten, Tangerang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36743/jmhr.v4i01.936

Keywords:

Picky Eater, Pola Asuh, Pengetahuan Gizi Balita

Abstract

Anak prasekolah rentan mengalami masalah gizi, salah satu faktor yang
mempengaruhinya yaitu perilaku pilih-pilih makanan atau picky eater. Perilaku makan anak
dapat dipengaruhi oleh gangguan psikologis yang disebabkan oleh pola asuh orang tua. Salah
satu faktor yang mempengaruhi perilaku dan sikap ibu dalam pemilihan makan anak adalah
pengetahuan tentang gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh dan
pengetahuan ibu tentang gizi balita terhadap kejadian picky eater pada anak. Jenis penelitian ini
adalah penelitian analitik korelatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian
menggunakan teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling didapatkan
sampel sebanyak 43 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner picky
eater, pola asuh, dan pengetahuan gizi balita. Data dianalisis menggunakan uji Fisher Exact.
Hasil uji Fisher Exact didapatkan hasil P Value 0,001 ≤ 0.05 (α= 0,05) untuk pola asuh dan
pengetahuan ibu. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pola asuh dan
pengetahuan ibu tentang gizi balita terhadap kejadian picky eater pada anak. Dengan demikian
orang tua diharapkan dapat memberikan pengasuhan yang baik kepada anak terutama dalam
membentuk perilaku makan.

Downloads

Published

2025-10-30

How to Cite

Shofa, N., Hikmah, E. and Suhanda, P. (2025) “Hubungan Pola Asuh dan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Balita Terhadap Kejadian Picky Eater Pada Anak di TK Bani Kardi ”, Journal of Midwifery and Health Research, 4(01), pp. 15–21. doi: 10.36743/jmhr.v4i01.936.