Pengaruh Edukasi Self Care Management Terhadap Efikasi Diri Anak Remaja dengan Thalasemia di RSUD
DOI:
https://doi.org/10.36743/jmhr.v4i01.934Keywords:
Thalassemia, Remaja, Efikasi Diri, Edukasi, Self Care ManagementAbstract
Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2021, diperkirakan terdapat sekitar 156,74 juta orang di seluruh dunia yang menderita thalassemia. Di Indonesia, prevalensi thalassemia diperkirakan berkisar antara 6 hingga 10 persen, yang berarti bahwa 6 hingga 10 dari setiap 100 orang merupakan pembawa sifat thalassemia (WHO, 2021). Kondisi kronis pada thalassemia tisdak hanya berdampak aspek fisik melainkan juga mempengaruhi aspek psikologis dan aspek sosial. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi selfcare management terhadap efikasi diri anak remaja dengan thalassemia di RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment dengan pendekatan One Group Pretest Posttest. Tempat penelitian di Ruang ODCT (One Day Care Thalassemia) RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung. Waktu penelitian bulan Januari-Juni 2025. Populasi penelitian ini yaitu seluruh pasien remaja yang menderita thalassemia di ruang ODCT (One Day Care Thalassemia) RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung berjumlah 48 sampel. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji t-test dependent. Analisis univariat dari penelitian ini adalah hasil uji t-test dependent yaitu pre-test dan post-test self care management terhadap efikasi diri pada anak remaja dengan thalasemia. Hasil uji statistik didapatkan (p value = 0,000 < α = 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi self care management dengan efikasi diri anak remaja dengan thalassemia


