Etika Publikasi

Etika Publikasi dan Pernyataan Malpraktek

JURNAL MEDIKES (Media Informasi Kesehatan) (p-ISSN= 2356-1718) adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN BANTEN. Pernyataan ini menjelaskan perilaku etik dari semua pihak yang terlibat dalam penerbitan sebuah artikel di JURNAL MEDIKES (Media Informasi Kesehatan), termasuk di antaranya penulis, editor, ketua dewan redaksi, dewan redaksi, mitra bestari dan penerbit. Pernyataan ini didasarkan pada pedoman COPE’s Best Practice Guidelines untuk editor sebuah jurnal.

Penulis harus menyerahkan izin etik penelitian yang dikeluarkan oleh komisi etik penelitian


Pedoman etik dalam publikasi jurnal

Publikasi sebuah artikel dalam jurnal peer-review seperti JURNAL MEDIKES (Media Informasi Kesehatan) adalah sebuah unsur penting dalam pengembangan jaringan pengetahuan. Hal ini merupakan refleksi langsung dari kualitas karya para penulis dan lembaga yang mendukung. Artikel peer-review berfungsi mendukung dan mewujudkan metode ilmiah. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk menyepakati standar etika publikasi bagi seluruh pihak yang terlibat dalam sebuah penerbitan jurnal, baik penulis, editor, dewan redaksi, mitra bestari, penerbit dan masyarakat.

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN BANTEN sebagai lembaga penerbit JURNAL MEDIKES (Media Informasi Kesehatan) bertanggung jawab terhadap seluruh proses penerbitan dan menyadari penuh etika dan tanggung jawab yang berkaitan dengan proses tersebut. POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN BANTEN berkomitmen untuk memastikan bahwa iklan, cetak ulang atau pendapatan komersial lainnya tidak memiliki dampak atau pengaruh terhadap keputusan editorial pada sebuah penerbitan. Selain itu, PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA dan Dewan Redaksi berupaya menjalin komunikasi baik dengan jurnal dan/atau penerbit lain bilamana diperlukan.


Keputusan Publikasi

Editor Jurnal JURNAL MEDIKES (Media Informasi Kesehatan) bertanggung jawab dalam menentukan artikel yang akan diajukan untuk sebuah penerbitan. Keputusan tersebut didasarkan pada kesesuaian dan esensi artikel bagi peneliti dan pembaca. Dalam memutuskan artikel yang akan diajukan, editor harus berpegang pada pedoman dan ketentuan hukum yang telah ditetapkan oleh Dewan Redaksi guna mencegah unsur pencemaran nama baik, pelanggaran hak cipta dan plagiarisme. Seorang editor dapat berunding dengan reviewer ataupun editor lain dalam membuat keputusan tersebut.

Adil Editor setiap saat mengevaluasi naskah artikel yang masuk dari segi konten intelektual mereka tanpa memandang ras, jenis kelamin, orientasi seksual, keyakinan agama, etnis, kewarganegaraan, atau filsafat politik penulis.

Kerahasiaan Editor dan setiap staf editorial tidak boleh mengungkapkan informasi apapun tentang naskah artikel yang masuk kepada orang lain selain penulis, reviewer, mitra bestari, penasihat editorial lain dan penerbit.

Pengungkapan dan Konflik Kepentingan Lampiran naskah yang tidak dipublikasikan tidak boleh digunakan oleh editor secara pribadi tanpa persetujuan tertulis dari penulis.

Tugas Reviewer Kontribusi dalam Keputusan Editorial Proses peer-review membantu editor dalam membuat keputusan editorial. Komunikasi editorial dengan penulis juga dapat membantu penulis dalam meningkatkan konten artikel.

Kecepatan Setiap reviewer terpilih yang merasa tidak memenuhi syarat untuk meninjau naskah artikel yang diajukan harus memberitahu editor dan mengundurkan diri dari proses review.

Kerahasiaan Setiap naskah yang diterima dan siap review harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia. Mereka tidak harus ditampilkan atau didiskusikan dengan orang lain kecuali atas sepengetahuan dan izin editor.

Standar Objektivitas Review harus dilakukan secara objektif. Kritik yang bersifat pribadi terhadap penulis tidak diperkenankan. Reviewer harus mengungkapkan pandangan mereka secara jelas dengan argumentasi yang mendukung.

Pengakuan terhadap Sumber Reviewer perlu mengidentifikasi kepustakaan yang belum dikutip oleh penulis. Pernyataan observasi, derivasi atau argumen yang telah dilaporkan sebelumnya harus disertai dengan kutipan yang relevan. Reviewer juga harus mempertimbangkan masukan editor jika ada kesamaan substansi atau tumpang tindih di antara naskah yang sedang direview dan dengan naskah yang diterbitkan oleh jurnal lain.

Pengungkapan dan Konflik Kepentingan Informasi khusus atau ide yang diperoleh melalui proses peer review harus dijaga kerahasiaannya dan tidak dipergunakan untuk keuntungan pribadi. Reviewer tidak perlu mempertimbangkan naskah yang memiliki konflik kepentingan akibat unsur kompetisi, kolaborasi, atau hubungan lain baik dengan salah satu penulis, perusahaan, atau lembaga yang terhubung dengan publikasi.

Tugas Penulis Standar Pelaporan Penulis harus menyajikan hasil yang akurat dari sebuah penelitian yang dilakukan disertai dengan diskusi yang objektif dan signifikan. Data dasar harus ditampilkan secara akurat pada artikel. Artikel harus mengandung informasi dan referensi yang cukup yang dapat diacu oleh orang lain pada penelitian berikutnya. Penipuan terhadap laporan yang dilakukan secara sengaja dianggap sebagai perilaku yang tidak etis dan tidak dapat diterima.

Akses Data dan Retensi Penulis diminta untuk menyediakan data mentah yang berhubungan dengan artikel sebagai bahan ulasan editorial, dan harus siap untuk menyediakan akses publik terhadap data tersebut jika memungkinkan (sesuai dengan ketentuan Pernyataan Data dan Database ALPSP-STM), dan dalam hal apapun harus bersiap untuk menyimpan data tersebut untuk beberapa waktu setelah publikasi.

Orisinalitas dan Plagiarisme Penulis harus memastikan bahwa artikel yang diajukan adalah sepenuhnya asli, dan harus dikutip atau disitasi secara tepat jika penulis telah menggunakan penelitian dan/ atau kata-kata dari orang lain..

Publikasi Multipel, Berulang dan Serentak Penulis tidak boleh secara umum mempublikasikan naskah dengan penelitian yang sama di lebih dari satu jurnal atau selain publikasi utama. Pengiriman naskah yang sama di lebih dari satu jurnal secra bersamaan merupakan perilaku yang tidak etis dan tidak dapat diterima.

Pengakuan terhadap Sumber Pengakuan terhadap karya orang lain harus selalu diberikan. Penulis harus mengutip seluruh kepustakaan yang digunakan dalam artikel.

Kepemilikan Artikel Kepemilikan harus dibatasi kepada mereka yang telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap rancangan, pelaksanaan atau interpretasi dari hasil penelitian yang dilaporkan. Semua orang yang telah berkontribusi harus terdaftar sebagai penulis. Bilamana ada orang lain yang telah berpartisipasi dalam aspek-aspek substantif tertentu dalam proses penulisan artikel ataupun penelitian, maka mereka harus diakui atau terdaftar sebagai kontributor. Penulis utama harus memastikan daftar seluruh penulis yang berkontribusi, dan seluruh penulis kontributor telah melihat dan menyetujui artikel final yang akan diajukan untuk publikasi.

Bahaya dan Subyek Manusia atau Hewan Jika penelitian melibatkan bahan kimia, prosedur ataupun peralatan yang berbahaya dan bersifat melekat dalam penggunaannya, penulis harus jelas mengidentifikasi hal ini dalam naskah artikel.

Pengungkapan dan Konflik Kepentingan Semua penulis harus menjabarkan dalam naskah artikel setiap konflik keuangan ataupun konflik kepentingan yang bersifat substansi yang mungkin mempengaruhi hasil atau interpretasi artikel. Semua sumber dukungan keuangan untuk penelitian tersebut juga harus diungkapkan.

Kesalahan Mendasar dalam Artikel yang Diterbitkan Ketika penulis menemukan kesalahan atau ketidaktepatan dalam naskah artikel yang diterbitkan, hal itu merupakan kewajiban penulis untuk segera memberitahukan editor jurnal atau penerbit dan bekerja sama dengan editor untuk dapat diperbaiki atau ditarik kembali.