HUBUNGAN KARAKTERISTI PASIEN, PERILKU BERSESIKO DAN IMS DENGAN KEJADIAN HIV/AIDS PADA WANITA USIA SUBUR DI KLINIK VCT UPT BLUD PUSKESMAS MENINTING TAHUN 2015-2017

  • Saembe Oktaseli Politeknik Kesehatan Kemenkes Mataram, Indonesia
  • Mutiara Rachmawati Politeknik Kesehatan Kemenkes Mataram, Indonesia
  • Ati Suliaty Politeknik Kesehatan Kemenkes Mataram, Indonesia
Keywords: Data status pasien di klinik VCT, Wanita Usia Subur, Kejadian HIV

Abstract

HIV/AIDS merupakan salah satu masalah kesehatan global. Di seluruh negara saat ini sedang terancam dengan penyebaran virus yang mematikan. Tidak hanya di negara maju, tetapi juga di negara berkembang seperti Indonesia, termasuk di NTB. Penelitian ini Untuk mengetahuiHubunganKarakteristi Pasien, Perilaku Beresiko, IMS dengan Kejadian HIV/AIDS pada Wanita Usia Subur di UPT BLUD Puskesmas Meninting Tahun 2015-2017

Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan desain Case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita usia subur  yang datang tes HIV sebanyak 312 orang. tehnik pengambilan sampel menggunakan simple rondom sampling sehingga jumlah sampel kasus 42 HIV positif dan 270 HIV negatif sebagai kasus kontrol. Analisis datamenggunakan univaria dan bivariat. Dari 312 wanitausiasubur yang datangtes HIV, variable yang berhubungandengan kejadian HIV adalah umur (p=0.018), pendidikan (p=0.011), pekerjaan (p=0.026), status kawin (p=0.000), perilaku beresiko (p=0.000), dan status IMS (0.017). Untuk mencegah terjadinya HIV, maka penulis menyarankan untuk mengunakan kondom pada saat   melakukan prilaku seks beresiko, juga disarankan untuk pemeriksaan IMS untuk mencegah penularan HIV.

References

Andersen Brooks, R. 2014. A Behavioral Model Of Families Use Of Health Services. 25. Center For Health Administrasi Studies, Research Series. Diakses dari: www. Ssa.uchicago.edu.2014
A. Aziz. (2014). Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisis Data. Selembang Medika : Jakarta
Buku Register Klinik VCT Klinik VCT UPT BLUD Puskesmas Meninting Tahun 2015-2017, Provinsi NTB.
Dirjen PP dan PL.,(2008). Pedoman Pelayanan Konseling Dan Testing Secara Sukarela (Voluntary).
Depkes RI., 2007. Komisi Penanggulangan AIDS – Statistik Kasus sampai dengan September 2007.
Data & Profil Kesehatan RI. 2016. Laporan Triwulan Situasi Perkembangan HIV/AIDS di Indonesia 2016. Jakarta.
Data & Profil Departemen Kesehatan. 2016. Laporan HIV/AIDS diNTB2016.
Data profil Departem Keshatan Lombok Barat.(2016). Laporan Kasus HIV/AIDS Lombok Barat 2016. Dikes Lobar
Eulis Mar'atul Kamilah. 2014. Hubungan Karakteristik Pasien, Prilaku beresiko, dan Infeksi Menular Seksual Dengan Kejadian HIV/AIDS di Klinik VCT Puskesmas Cikarang tahun 203. Bekasi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Indonesia
H.M.S. Noer. 2014. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid 1 Edisi Ketiga. Jakarta: Balai penerbit FKUI
Indonesian Business Coalition on AID, 2013. Development Jobs Indonesia. http://www.devjobs-indonesia.blogspot.in. Diakses pada tanggal 21 Desember 2014
Kemenkes R.I (2012). Pedoman Nasional Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Bayi. Jakarta: kementrian kesehatan RI
Mahubessy, Yunita. 2012. Konsep dasar HVI/AIDS. http://yunitamahube.blogspot.com/2012/11/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html.Diakses hari Kamis tanggal 25 Desember 2014.
Muliana. (2016). Efidiomologi Penyakit Menular. Jakarta: Trans Info Media
Notoatmodjo, S., 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Rhineka Cipta, Jakarta.
Notoatmojo, S. 1993. Pengantar Pendidikan Kesehatan dan ilmu perilaku kesehatan. Andi Offset: Jakarta
Nasrudin. 2007. Pengembangan Pengetahuan Penyakit Infeksi HIV Dan AIDS. Surabaya: AUP
Afrika, Nurhalina. (2012). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Infeksi Gonore pada Wanita penjaga Seks Komersial 16 Kabupaten. Depok:PKM UI
Simanjuntak, Erledis. 2010. Analisis Faktor Resiko Penularan HIV/AIDS di Kota Medan. Tesis Program Doktor Ilmu Lingkungan Di PPS UNSRI. Palembang
Sugiono.(2014). Etode Menelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualintatif dan R&D. Bandung:Alfabeta
Sarwono.(2011). Psikologis remaja. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada
Sarafino,E.P. (1994). Health Fisiology (2.Ed).New York: Willey
WHO. 2013. Global Summary Of The AIDS Epidemic.http://www.who.in/hiv/data. Diakses pada tanggal 21Desember 2014
Wold Health Organization. (2013). Pencegahan dan pengandalian infeksi. Geneva: WHO Press
Published
2019-11-30
Section
Articles