PENGARUH PENYULUHAN TENTANG MENOPAUSE TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU DALAM MENGHADAPI MENOPAUSE DI KELURAHAN TOBOLEU KECAMATAN KOTA TERNATE UTARA

  • Sitti Hubaya Matjino Sitti Hubaya Matjino
Keywords: Tingkat Kecemasan Ibu, Menghadapi Menopause

Abstract

Sindrom premenopause dialami oleh banyak wanita hampir di seluruh dunia, sekitar 70-80% wanita Eropa, 60% di Amerika, 57% di Malaysia, 18% di Cina dan 10% di Jepang dan Indonesia (Urnobasuki, 2010). Menurut WHO, setiap tahunnya sekitar 25 juta wanita di seluruh dunia mengalami menopause. Umumnya perempuan Indonesia mulai mengalami masa premenopause pada usia 40-50 tahun. Menopause yang dialami wanita seringkali menimbulkan kecemasan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penyuluhan tentang menopause terhadap tingkat kecemasan ibu dalam menghadapi menopause di Kelurahan Tobeleu Kecamatan Kota Ternate Utara Tahun 2018. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian quasi experimental dengan one group pre test -post test design Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang berusia 45-50 tahun yang belum mengalami menopause sebanyak 35 orang. Jenis pengambilan sampel yaitu teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan uji t sampel berpasangan.

Tingkat kecemasan ibu sebelum diberikan penyuluhan tentang menopause sebagian besar menunjukkan tingkat kecemasan ibu berat sebanyak 14 orang (40,0%), tingkat kecemasan ibu setelah diberikan penyuluhan tentang menopause sebagian besar tidak ada ibu yang mengalami kecemasan/  panik sebanyak 16 orang (45,7%), ada pengaruh penyuluhhan tentang menopause terhadap tingkat kecemasan ibu menghadapi menopause (p value 0,000 < α = 0,05). Penting bagi wanita untuk berpikir positif dalam menghadapi fase menopause. Hal itu lebih dikarenakan akan menghasilkan tindakan positif yang akan meningkatkan derajat kesehatan wanita di usia lanjut.

Published
2019-11-30
Section
Articles