Pengaruh Edukasi Persiapan Menyusui Terhadap Peningkatan Breastfeeding self-efficacy Pada Ibu Hamil Trimester II-III Di wilayah Kerja Puskesmas Telaga Biru
DOI:
https://doi.org/10.36743/jmhr.v5i1.1076Keywords:
Edukasi persiapan menyusui, Efikasi diri menyusui, Ibu hamil, Asuhan antenatalAbstract
Latar Belakang: Efikasi diri menyusui merupakan faktor psikologis penting yang memengaruhi kepercayaan diri ibu dalam menyusui. Pendidikan persiapan menyusui antenatal dapat membantu ibu hamil mengembangkan kepercayaan diri yang dibutuhkan untuk memulai dan mempertahankan menyusui. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan persiapan menyusui terhadap efikasi diri menyusui pada ibu hamil trimester kedua dan ketiga di wilayah kerja Puskesmas Telaga Biru, Indonesia. Metode: Studi pra-eksperimental menggunakan desain Pretest-Posttest satu kelompok dilakukan pada 26 ibu hamil yang dipilih melalui purposive sampling. Efikasi diri menyusui diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Skala Efikasi Diri Menyusui Bentuk Pendek (BSES-SF) yang dimodifikasi. Intervensi mencakup manfaat menyusui, teknik posisi dan pelekatan, perawatan payudara, dan manajemen masalah laktasi. Data dianalisis menggunakan uji t sampel berpasangan. Hasil: Sebelum intervensi, semua peserta (100%) memiliki efikasi diri menyusui yang rendah, dengan skor rata-rata 27,50. Setelah intervensi, semua peserta (100%) diklasifikasikan memiliki efikasi diri yang tinggi, dengan skor rata-rata 56,19. Skor rata-rata meningkat sebesar 28,69 poin, menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik antara skor pra-uji dan pasca-uji (p < 0,001). Kesimpulan: Pendidikan persiapan menyusui dikaitkan dengan peningkatan yang signifikan dalam efikasi diri menyusui. Mengintegrasikan persiapan menyusui yang terstruktur ke dalam perawatan antenatal dapat membantu memperkuat kepercayaan ibu dalam menyusui


