Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif di Desa Cot Jabet Kecamatan Banda Baro Kabupaten Aceh Utara
DOI:
https://doi.org/10.36743/jmhr.v4i2.1027Keywords:
ASI eksklusif, dukungan keluarga, pekerjaan ibu, pendidikan, usia ibuAbstract
Abstrak. Latar Belakang: Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan intervensi penting untuk meningkatkan kesehatan bayi, namun cakupannya di beberapa wilayah pedesaan masih belum optimal. Berbagai faktor maternal dan lingkungan diduga memengaruhi keberhasilan praktik ASI eksklusif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu yang memiliki bayi usia 6–12 bulan di Desa Cot Jabet. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 34 ibu yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Chi-square dengan nilai signifikansi p<0,05. Hasil: Sebanyak 67,65% responden memberikan ASI eksklusif. Usia ibu saat melahirkan (p=0,007; OR=9,60), status pekerjaan (p<0,001; OR=47,25), pendidikan rendah (p=0,027; OR=30,00), dan dukungan keluarga (p=0,001; OR=28,00) berhubungan signifikan dengan pemberian ASI eksklusif, sedangkan pendidikan menengah tidak menunjukkan hubungan bermakna (p=0,895). Kesimpulan: Pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh karakteristik ibu dan dukungan keluarga. Penguatan edukasi laktasi, keterlibatan keluarga, serta kebijakan yang mendukung ibu bekerja diperlukan untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif di masyarakat pedesaan


