HUBUNGAN PARITAS TERHADAP BERAT LAHIR DI RSUD PANGERAN JAYA SUMITRA

  • Ika Friscila Universitas Sari Mulia
  • Hafsah Us Poltekkes Kemenkes RI Aceh
  • Aida Fitriani
  • Erlina Erlina Poltekkes Kemenkes RI Aceh
Keywords: Parity, Birth Weight, LBW

Abstract

Health development is one of the National Development efforts. The high and low infant mortality rate (IMR) is mostly influenced by low birth weight. Various efforts to improve the quality of human resources since in the womb have been carried out, one of which is by screening high-risk pregnant women. The purpose of this study was to analyze the relationship between parity and birth weight in the Balleradja room at RSUD Pangeran Jaya Sumitra.

This study uses a quantitative research design. The study population was all postpartum mothers who were hospitalized in the Balleradja room at RSUD Pangeran Jaya Sumitra, totaling 31 people. The sample is 31 people (using total sampling technique). The research was conducted in the Balleradja room at RSUD Pangeran Jaya Sumitra. Conducted in February 2022. Data collection using a questionnaire. Data were analyzed by univariate and bivariate. Univariate analysis to present the data results into a frequency distribution table. While the bivariate analysis used the Spearman Rank correlation test with a 95% confidence level. The analytical tool in this study is SPSS 20.0.

The results showed that there was no relationship between parity and birth weight of infants in Prince Jaya Sumitra Hospital (p value = 0.778 or p value > 0.05).

References

Afifah, I. (2020). Hubungan Usia Ibu dan Paritas dengan Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RS Muhammadiyah Surabaya. Skripsi, 3(2017).
Apriana, W., Friscila, I., & Kabuhung, E. I. (2021). Hubungan Pengetahuan dan Akses Informasi dengan Tingkat Kecemasan tentang Kehamilan Selama Masa Pandemi Covid-19 pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Poskesdes Mantangai Tengah Kabupaten Kapuas. Proceeding Of Sari Mulia University Midwifery National Seminars. https://ocs.unism.ac.id/index.php/PROBID/article/view/701
Dewi, G. A. W., & Trisna Dewi, P. K. A. (2014). Kontribusi Umur dan Paritas Ibu terhadap kejadian Berat bayi Lahir Rendah. Jurnal Genta Kebidanan, 4(1). https://doi.org/10.36049/jgk.v4i1.28
Evasari, E., & Nurmala, E. (2016). Hubungan Umur, Paritas dan Status Gizi Ibu dengan Kejadian BBLR. Jurnal Obstretika Scientia, 4(2).
Fatmawati, E., & Wati, D. R. (2021). Hubungan Paritas Dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). IJMT : Indonesian Journal of Midwifery Today, 1(1). https://doi.org/10.30587/ijmt.v1i1.3419
Hapitria, P., & Padmawati, R. (2017). Efektifitas Pendidikan Kesehatan Melalui Multimedia dan Tatap Muka terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang Asi dan Menyusui. Jurnal Care, 5 no 2.
Indriyani, R., & Alvianti, H. (2021). Umur dan Paritas Ibu Sebagai Faktor Yang Berhubungan dengan Bayi Berat Badan Lahir Rendah. Jurnal Kebidanan, 11(2). https://doi.org/10.35874/jib.v11i2.899
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar.
Khoiriah, A. (2017). Hubungan Antara Usia Ibu dan Paritas Ibu Bersalin dengan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) Di RS. Siti Khadijah Palembang. Jurnal Kesehatan, 8(2).
Monita, F., Suhaimi, D., & Ernalia, Y. (2016). Hubungan Usia, Jarak Kelahiran, dan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Jom FK, 3(1).
Mouliza, N., & Pratiwi, D. (2019). Hubungan Umur, Paritas Dan Pemeriksaan Kehamilan Dengan Bayi Berat Lahir Rendah. Window of Health : Jurnal Kesehatan. https://doi.org/10.33368/woh.v0i0.183
Putri, T. A., Oviana, A., & Triveni. (2018). Hubungan Umur dan Paritas dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Solok. Prosiding Seminar Kesehatan Perintis, 1(2).
Putri, W. (2019). Faktor Ibu terhadap Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah. Higea Journal of Public Health Research and Development, 3(1).
Rosmiati, R. (2019). Analisis Paritas Ibu dengan Kejaadian Berat badan Lahir Rendah di Rumah Sakit DI Pusri Palembang. Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palembang, 8(1). https://doi.org/10.35325/kebidanan.v8i1.120
Sari, A. K., & Wahyuni, S. (2021). Hubungan Usia Ibu Bersalin dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Midwifery Journal, 1(3).
Sembiring, J. B., Pratiwi, D., & Sarumaha, A. (2019). Hubungan Usia, Paritas dan Usia Kehamilan dengan Bayi Berat Lahir Rendah di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan. Jurnal Bidan Komunitas, 2(1). https://doi.org/10.33085/jbk.v2i1.4110
Sri Untari1), W. U. E. (2018). Hubungan Paritas dan Berat Badan Lahir Bayi dengan Rupture Perineum pada Ibu Bersalin. Lecturer of Universitas.
UNICEF. (2020). Situasi anak di Indonesia. In Unicef Indonesia.
Wahyu Ernawati. (2017). Hubungan Faktor Ibu dan Paritas dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di RSU PKU Muhammadiyah. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.
Wahyuni, W., Fauziah, N. A., & Romadhon, M. (2021). Hubungan Usia Ibu, Paritas Dan Kadar Hemoglobin Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (Bblr) Di Rsud Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2020. Jurnal Keperawatan Sriwijaya, 8(2).
Yuliana, F., Andriani, K. E., & Friscila, I. (2021). Use of Red Onion as a Fever reduce in Children. International Conference on Health Science, 185–189.
Zahrah, S., Prasetyowati, P., & Yuliawati, Y. (2018). Berat Bayi Lahir Rendah Berdasarkan Paritas, Ketuban Pecah Dini dan Hipertensi. Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai, 11(1). https://doi.org/10.26630/jkm.v11i1.1737
Published
2022-05-31
Section
Articles