Perbedaan Penurunan Jumlah Koloni Candida Albicans Antara Pemberian Cebokan Rebusan Biji Manjakani Dan Daun Sirih Merah Pada Wanita Usia Subur (WUS) Yang Mengalami Keputihan

  • lia fitria liafitria@ibrahimy.ac.id
  • M. Nurhalim Shahib
  • Herri Sastramihardja
Keywords: JUMLAH KOLONI CANDIDA ALBICANS, PEMBERIAN CEBOKAN REBUSAN BIJI MANJAKANI, DAUN SIRIH MERAH, WANITA USIA SUBUR (WUS) YANG MENGALAMI KEPUTIHAN

Abstract

Keputihan merupakan salah satu keluhan yang paling umum terjadi pada wanita usia reproduksi dan terjadi 80% pada usia 15-45 tahun. Salah satu tanaman herbal untuk mengatasi keputihan adalah biji manjakani (Quercus infectoria Gall) dan daun sirih merah (Piper crocatum). Biji manjakani dan daun sirih merah memiliki kandungan flavonoid, tanin, saponin, triterpenoid dan kuinon yang diyakini sebagai antibakteri dan antijamur. Penelitian ini merupakan studi Kuasi Eksperimen dengan non equivalent (pretest dan posttest) control group design, dengan sampel berjumlah 28 responden. Hasil penelitian perbedaan penurunan jumlah koloni Candida albicans antara pemberian cebokan rebusan biji manjakani dan sirih merah secara statistik tidak bermakna dengan nilai p=0,062 (p>0,05), dan perbedaan penurunan keluhan keputihan antara pemberian cebokan rebusan biji manjakani dan sirih merah secara statistik bermakna dengan nilai p=0,001 (p<0,05). Simpulan penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan penurunan jumlah koloni Candida albicans antara pemberian cebokan rebusan biji manjakani dan daun sirih merah pada wanita usia subur (wus) yang mengalami keluhan keputihan.

References

Suryandari FD, Rufaida Z. Hubungan pemakaian sabun pembersih kewanitaan dengan terjadinya keputihan pada wanita usia subur (WUS) di Desa Karang Jeruk Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto. Hospital Majapahit. 2013;5(1).
Rani UY, Sarada D, Varalakshmi D, Rajeswari RM, Padmaja Y. Microbiological study of leucorrhoea with special reference with special reference to gardnerella vaginalis. Int J of Advanced Research. 2015(3)7:1192-1199.
Devi US. A study on prevalence of leucorrhoea in women attending in OPD of gynecology and obstetrics departement in a tertiary hospital. Int J of Research in Health Sciences. Oct-Dec 2013;1(3):230-34.
Leela PK, Ramana VK, Mandhuri LV. Evaluation of various causes of leucorrhoea in sexually active females. Int J of Current Pharma & Clin Research. 2013;2(3):93-6.
Mayasari IC, Khuzaiyah S, Krisiyanti R. Karakteristik wanita dengan flour albus. Jurnal ilmu kesehatan (JIK). 2015;7(1).
Shafaie SF, Namazi A. Prevalence, risk factors, and clinical findings of candidiasis and trichomoniasis in women supported by selected health centers of tabriz, Iran. Crescent J of Medical and Bio Scien. 2014;3(4):130.
Yanti N, Samingan, Mudatsir. Uji aktivitas antifungi ekstrak etanol gall manjakani (Quercus infectoria Gall) terhadap Candida albicans. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi. 2016(1)1:1-9.
Nurcahyo H. Pengaruh minyak atsiri daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans. 2010.
Shrestha S, Kaushik SV, Eshwarappa BSR, Subaramaihha RS, Ramanna ML, Lakkappa BD. Pharmacognostic studies of insect gall of Quercus infectoria olivier (Fagaceae). Elsevier. 2014;4(1):35-9.
Leela T. Studies on the antibacterial activity of quercus infectoria galls. Int Conference on Bioscience, Biochemistry and Bioinformatics. 2011(5):410.
Iminjan M, Amat N, Li HX, Upur H, Ahmat D, He Bin. Investigation into the toxicity of traditional uygur medicine quercus infectoria galls water extract. Plos One. March 2014;9(3):e90756.
Pin KY, Chuah GT, Rashih AA, Rasadah AM, Choong YST, Law LC. Effects of the concentration of Quercus infectoria galls (manjakani) extraxt on moisture content and quality of its freeze-dried product. Int J of Engineering and Tecno. 2006;3(2):167-74.
Jawetz E, Melnick, Adelberg. Medical microbiology. 25thEd. Mc Graw Hill. 2010:625-661.
Zubier F, Bramono K, Widaty S, Nilasari H, Louisa M, Rosana Y. Efikasi sabun ekstrak sirih merah dalam mengurangi gejala keputihan fisiologis. Maj Kedok Indon. 2010;60(1):9-14.
Gunawan S. Mekanisme daya hambat kombinasi ekstrak daun sirih hijau (Piper betle linn) dan ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum) terhadap pertumbuhan candida albicans (Eksperimental laboratoris).2010[SKRIPSI].
Alves TC, Silva S, Pereira L, Williams WD, Azeredo J, et.al. Effect of progesterone on Candida albicans vaginal pathogenicity. Int J of Med Microbiol. 2014:1011-17.
Suplemen III. Farmakope Herbal Indonesia. Edisi I ed. Jakarta: Kemenkes RI, 2013.
Notoatmodjo. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta, 2010.
Satari MH, Wirakusumah FF. Konsistensi Penelitian dalam Bidang Kesehatan. Bandung: Refika Aditama, 2011.
BPOM RI. Acuan sediaan herbal. 2011(6):Ed 1
Published
2020-05-31
Section
Articles